Salam pembaca blog.markasvirtual.com, kali ini saya akan menjelaskan tentang Apache web server beserta perkembangannya dengan data survei dari beberapa website. Maaf gambar yang saya tampilkan tidak sesuai dengan judul :D.
Apache adalah aplikasi web
server yang tersedia secara gratis dan disebarkan dengan lisensi “open source” dan dapat beroperasi pada
berbagai platform sistem operasi seperti Windows NT/9x,
Netware, Unix, Linux,
serta dengan beberapa keuntungan antara lain : mudah dikonfigurasi dan dapat
digabung dengan modul lain seperti PHP. Web
server Apache digunakan untuk
menjadikan PC sebagai komputer server. Apache menyediakan sarana setting direktori Htdocs sebagai tempat meletakkan program-program HTML yang dapat
diakses oleh web browser.
Data yang diambil
pada bulan April 2014 menunjukkan bahwa Apache digunakan 37.74% dari seluruh web server yang ada. Ini menunjukkan bahwa apache merupakan web server dengan penggunaan tertinggi.
Data dari website w3techs.com pada 1 November 2014 juga menunjukkan angka yang hampir sama yaitu Apache digunakan lebih dari 59% web server yang ada.
Seperti halnya yang dijelaskan dalam situs http://id.wikipedia.org, Server HTTP Apache atau Server web/www Apache adalah server web yang dapat dijalankan di banyak sistem operasi (Unix, BSD, Linux, Microsoft Windows dan Novell Netware serta platform lainnya) yang berguna untuk melayani dan memfungsikan situs web. Protokol yang digunakan untuk melayani fasilitas web/www ini menggunakan HTTP.
Apache memiliki fitur-fitur canggih seperti pesan kesalahan yang dapat dikonfigur, autentikasi berbasis data dan lain-lain. Apache juga didukung oleh sejumlah antarmuka pengguna berbasis grafik (GUI) yang memungkinkan penanganan server menjadi mudah.
Apache merupakan perangkat lunak sumber terbuka dikembangkan oleh komunitas terbuka yang terdiri dari pengembang-pengembang di bawah naungan Apache Software Foundation. Apache mudah sekali proses instalasinya jika dibanding web server lainnya seperti NCSA, IIS, dan lain-lain. Apache juga mudah untuk mengkonfigurasinya karena hanya mempunyai satu file konfigurasi.
Apache web server mudah dalam menambahkan periferal lainnya ke dalam platform web servernya, misalnya: untuk menambahkan modul, cukup hanya menset file konfigurasinya agar mengikutsertakan modul itu ke dalam kumpulan modul lain yang sudah dioperasikan.
Features atau ciri khas dari web Server Apache adalah :
- Dapat dijadikan pengganti bagi NCSA web Server.
- Perbaikan terhadap kerusakan dan error pada NCSA 1.3 dan 1.4
- Apache web Server dalam merespon client sangat cepat jauh melebihi server NCSA.
- Mampu di kompilasi sesuai dengan spesifikasi HTTP yang sekarang.
- Apache menyediakan feature untuk multihomed dan virtual server.
- Pengguna dapat men-set respon error yang akan dikirim web server dengan menggunakan file atau skrip.
- Server Apache dapat otomatis berkomunikasi dengan client browsernya untuk menampilkan yang tampilan terbaik pada client browsernya. Misalnya browser ingin menampilkan dalam bahasa Spanyol, maka Apache web server otomatis mencari dalam servicenya halaman-halaman dengan bahasa Spanyol.
- Web server Apache secara otomatis menjalankan file index.html, halaman utamanya, untuk ditampilkan secara otomatis pada client.
- Web server Apache mempunyai level-level pengamanan.
- Apache mempunyai komponen dasar terbanyak di antara web server yang lainnya, yang berarti bahwa web server Apache termasuk salah satu dari web server yang lengkap.
- Ditinjau dari segi sejarah perkembangan dan prospeknya di masa yang akan datang, Apache Web Server mempunyai prospek yang cerah. Apache berasal dari web server NCSA yang kemudian dikembangkan karena NCSA masih mempunyai kekurangan dibidang kompatibilitasnya dengan sistem operasi lain. Sampai saat ini, web server Apache terus dikembangkan oleh team dari apache.org.
- Performansi dan konsumsi sumberdaya (resource) dari web server apache tidak terlalu banyak, hanya sekitar 20 MB untuk file dasarnya dan setiap daemonnya hanya memerlukan sekitar 950 KB memory per-child.
- Mendukung transaksi yang aman (secure transaction) menggunakan SSL (Secure Socket Layer).
- Mempunyai dukungan teknis melalui web.
- Mempunyai kompatibilitas platform yang tinggi.
- Mendukung third party berupa modul-modul tambahan.
Artikel Terkait
thanks infonya gan
BalasHapus